Travel Umrah AFI TOUR - Hub : Hj. Ita 0813 1994 3 555

Artikel

Urut berdasarkan

Ji'ronah

detail

Ihram

detail

Miqat Haji dan Umrah

detail

Mencari Biro Perjalanan yang Terpercaya

detail

Kapan Sebaiknya Umrah?

Sebelum memutuskan untuk beribadah Umrah ada baiknya kita mengetahui kapan waktu yang paling tepat dan nyaman untuk melaksanakan ibadah Umrah. Pada dasarnya kita dapat melaksanakan ibadah umrah setiap waktu kecuali pada saat pelaksanaan ibadah haji. Namun pada waktu-waktu tertentu kota Makkah dan Madinah akan dibanjiri jutaan jamaah dari berbagai belahan dunia. Faktor-faktor yang menentukan jumlah jamaah umrah diantaranya adalah waktu-waktu ibadah yang istimewa, kebijakan pemerintah Arab Saudi, kondisi iklim dan waktu liburan.
Waktu Ibadah Istimewa
Musim umrah biasanya dimulai pada pertengahan bulan Rabiul Awal. Pada masa ini jamaah relatif padat karena ini adalah awal umrah sehingga banyak jamaah yang ingin segera melaksanakan ibadah umrah pada bulan ini. Selain itu pada bulan Rabiul Awal juga bertepatan dengan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, sehingga banyak jamaah yang sekalian merayakannya dengan berziarah ke maqam Rasul di Masjid Nabawi, Madinah.
Kemudian kepadatan jamaah di Makkah Al Mukaramah dan Madinah Al Munawarah akan berangsur-angsur berkurang hingga bulan Jumadil Tsani/Akhir. Pada bulan ini biasanya kepadatan jamaah akan mencapai titik terendah dalam musim Umrah. Jamaah biasanya akan menunggu bulan Rajab yang dianggap termasuk bulan baik untuk melaksanakan Umrah
Pada bulan Rajab dan Syaban jamaah umrah akan berangsur-angsur naik. Kepadatan jamaah mulai tinggi baik di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi.Musim Umrah akan mencapai puncaknya di bulan Ramadhan, terutama di 10 hari terakhir. Nikmat dan ganjaran pahala ber-Umrah di bulan Ramadhan yang setara dengan ber-Haji , di tambah pahala malam Lailatul Qadr yang setara dengan sepuluh ribu bulan serta suasana puasa dan tarawih di kedua masjid istimewa menjadi daya tarik yang paling kuat.
Kota Makkah dan Madinah menjadi sangat padat. Jamaah akan sering bersinggungan bahu. Tingkat hunian hotel juga tinggi. Hampir semua hotel penuh. Hal ini memicu naiknya harga-harga barang dan jasa. Oleh karenanya biasanya biaya Umrah di bulan-bulan ini relatif lebih mahal dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya. Harga akomodasi dan transportasi melonjak sampai sepuluh kali lipat yang berakibat biaya ber-Umrah pada bulan Ramadhan menjadi sangat tinggi. Tidak disarankan mengajak anak-anak ber-Umrah pada musim ini.

Kebijakan Pemerintah Arab Saudi
Sesuai dengan kebijakan pemberian visa umrah oleh pemerintah Arab audi, musim Umrah hanya berlangsung kurang lebih 6 bulan lamanya. Musim Umrah biasanya dimulai pada pertengahan bulan Rabiul Awal. Namun biasanya proses Visa oleh Kedutaan Saudi cenderung mundur sekitar 10-15 hari. Sehingga musim Umrah akan dimulai pada minggu-minggu akhir bulan Rabiul Awal. Musim Umrah akan berakhir bertepatan dengan berakhirnya bulan Ramadhan, bulan kesembilan dalam kalender Islam. Visa Umrah sudah tidak akan diterbitkan lagi sampai dengan musim Umrah berikutnya.
Iklim
Meskipun umrah bisa dilakukan kapan saja, pemilihan waktu berangkat cukup penting. Hal ini berkaitan dengan kondisi Arab Saudi yang memiliki iklim gurun. Pada musim panas (Juni-Agustus) suhu udara bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius. Sebaliknya pada musim dingin (November-Februari) suhu pada siang hari 38-42 derajat celsius, sementara malam bisa mencapai 8 derajat celsius. Pada bulan Maret-Mei, cuaca bisa dikatakan sedang sejuk dan lebih bersahabat. Mengingat cuaca yang begitu panas, ada baiknya memilih waktu sesuai dengan kondisi Anda.
Dengan mengetahui hal-hal tersebut maka jamaah bisa menyesuaikan kapan waktu yang tepat untuk berumrah sesuai dengan kemampuan

Berkunjung ke Jericho kota terendah di dunia

Jericho adalah kota pertama di wilayah Palestina yang kita temui ketika kita akan berkunjung ke Masjidil Aqsa. Setelah pemeriksaan imigrasi (yang cukup menegangkan) di Allenby Bridge kita akan disambut dengan keramahan dan kesejukan kota kecil yang subur.
Jericho adalah kota yang istimewa. Jericho dipercaya sebagai kota tertua di dunia.  Hasil penggalian arkeolog menemukan puing-puing lebih dari 20 penghunian berurutan. Desa pertama di tempat ini ditemukan oleh arkeolog di Jericho yang berusia 200 tahun lebih tua daripada di daerah lainnya. Tiga pemukiman berbeda telah ada di dekat lokasi itu selama lebih dari 11.000 tahun (sekitar tahun 9000 SM) Kota ini merupakan kota terendah di dunia, karena lokasinya sekitar 258 meter di bawah permukaan laut. Jericho juga dikenal sebagai kota penghasil kurma yang enak.
Di kota ini kita akan singgah beberapa waktu untuk menikmati mata air yang berada di tengah kota dan monumen yang menunjukkan bahwa kota ini merupakan kota tertua di dunia. Dan jangan lupa untuk menikmati kurma jericho yang memiliki sensasi rasa yang berbeda dengan kurma yang sering kita temui di Indonesia.

detail

Berapa Sebenarnya Biaya Umrah?

Rincian Biaya Umrah      (Hubungi : Hj. Ita 0813 1994 3 555)

Membongkar Rincian Biaya Umrah

Rincian Biaya Umrah kerap kali menjadi suatu hal yang sulit didapat oleh para calon jamaah umroh saat menanyakannya kepada pihak biro penyelenggara perjalanan / travel umrah. Antara fasilitas dan paket yang ditawarkan sudah selayaknya harus sepadan dengan biaya umrah yang dibebankan

Di tengah sengitnya persaingan usaha Travel Umrah dimana faktor pertama yang menjadi pertimbangan calon jamaah umroh memilih biro adalah seberapa murah biaya umrah itu sendiri. Travel mana yang dapat memberikan biaya umrah murah, dialah yang menjadi pemenang dalam memikat hati para masyarakat Indonesia pada umumnya.

Namun hati-hati bagi Anda yang mau pergi umrah, iming iming harga paket Umroh yang murah justru harus diwapadai. Teliti sebelum membeli adalah syarat mutlak dalam memilih Travel Umrah yang baik.

Cek Rincian Biaya Umrah

Cara pertama supaya jangan tertipu travel umrah adalah periksa dan cek rincian biaya umrah berikut Fasilitas yang diberikan dalam paketnya. Jangan mudah tergiur dengan murahnya biaya umrah, tanya lagi fasilitas yang ditawarkan seperti, berapa jarak antara hotel di Madinah ke masjid nabawi, begitu juga jarak ke Masjidil Haram dari Hotel saat di Mekah.

Tanyakan juga apakah ada biaya tambahan lain seperti airport tax, biaya handling dan lain lain. Bagaimana dengan menu makanan saat di tanah suci, apakah ada snack saat city tour?, berapa banyak dapat jatah air zam zam, apa Bis yang dipergunakan selama di Arab, apakah Executive dengan merk Mercedes atau Bis produksi Cina

Tak kalah penting lainnya adalah, bagaimana dengan kwalitas Pembimbing/Mutawwif saat di Tanah Suci. Apakah ada program Taushiah saat di Tanah Suci ? .

Rincian biaya umrah kerap kali disamarkan oleh pihak biro perjalanan kepada para calon jamaah, padahal dalam hal ini jamaah sebagai konsumen memiliki hak untuk mengetahui secara jelas, rincian biaya umroh yang didapat pada paket yang ditawarkan.

Ini Dia Rincian Biaya Travel Umrah

  • PESAWAT PP KELAS EKONOMI : Rp 11 juta – 17 juta
  • HOTEL MADINAH Rp.600 ribu – Rp.800 ribu / malam,
  • MEKAH Rp.700rb -1,5jt/kamar”
  • BIAYA VISA : Rp 750 ribu – Rp. 1,1 juta
  • BIAYA FISKAL: Rp750rb (ADA NPWP). Rp 3,1 juta (TDK ADA NPWP)”
  • ADMINISTRASI BIRO TRAVEL : Rp 500 ribu-1 juta
  • BIAYA MAKAN DI MADINAH & MEKAH : Rp 35 rb – 50 rb

Mengacu pada data rincian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa rentang biaya umrah yang wajar antara Rp 20 Jutaan (US$ 1.950) hingga Rp.30 Jutaan (US$ 2.900)

Patut dicurigai bila ada Travel Umrah yang menawarkan harga dibawah US$ 1.850, bisa jadi itu penipuan karena secara umum terbagi 2 modus untuk kasus umrah ini, kalau ngga memang murni penipuan / kriminal atau modus penelantaran jamaah umroh yang sedang marak terjadi akhri-akhir ini akibat ulah travel umrah abal abal dan gadungan, seperti yang di Ungkapkan oleh bpk Aggito Abimanyu selaku Direktur Penyelenggaraan haji & Umrah Kementrian Agama

(Hubungi : Hj. Ita 0813 1994 3 555)

detail

Tempat Mustajab

Tempat Mustajab Untuk Berdoa Di Tanah Suci

Di tanah suci, terdapat beberapa tempat yang memiliki keutamaan untuk melaksanakan ibadah dan mustajab untu berdoa. Bahkan, karena begitu tingginya keutamaan tesebut, banyak orang yang direkomendasikan untuk berdoa di tempat tersebut dengan harapan doanya bisa dikabulkan. Nah, mana saja tempat-tempat tersebut? Berikut penjelasannya.

Beberapa Tempat Mustajab Doa

Masjidil Haram

“Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali lipat dibandingkan shalat di masjid yang lain”. (HR. Ibnu Majah)
 
 

Multazam

Dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Multazam adalah tempat dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.” (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
 
 
Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda:
“Tempat di antara sudut Ka’bah dan maqam Ibrahim adalah Multazam. Setiap orang sakit yang berdoa di sana pasti akan sembuh.” (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347).
 
Maqam Ibrahim
Dalam Kitabnya, Qadhaya al Mar’ah fi al Hajj wa al Umrah, Dr. ‘Ablah Muhammad al Kahlawi menuliskan bahwa “di antara keutamaan Maqam Ibrahim ialah dikabulkannya setiap doa yang dipanjatkan di sana”.
 
Hijir Ismail
Diceritakan dalam kitab Fi Rihaabil Baitil Haram bahwa suatu hari Nabi Ismail menyampaikan keluhan kepada Allah SWT tentang panasnya kota Mekkah. Kemudian Allah swt menurunkan wahyu kepada Nabi Ismail AS, “Sekarang Aku buka Hijirmu salah satu pintu surga yang dari pintu itu keluar hawa dingin untuk kamu sampai hari kiamat nanti”.
 
Ya, itulah salah satu keistimewaan dari Hijir Ismail. Tempat yang terletak antara rukun Syamin dan rukun iraqi ini dipercaya menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Di sinilah Nabi Ismail as pernah tinggal bersama ibunya, Siti Hajar, dan keduanya pun di makamkan di tempat ini. Hijir Ismail dipagari oleh tembok rendah yang disebut juga dengan al-Hatim berbentuk setengah lingkaran.
 
 
Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka’bah. Hal ini telah diperjelas dengan hadits nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah r.a.
 
Dari Aisyah r.a. katanya, “Aku sangat ingin memasuki Ka’bah untuk melakukan shalat di dalamnya.” Rasulullah SAW membawa Siti Aisyah ke dalam Hijir Ismail sambil berkata, ”Shalatlah kamu di sini jika kamu ingin shalat di dalam Ka’bah, karena ini termasuk sebagian dari Ka’bah".
 
Oleh sebab itu, jamaah haji yang melakukan thawaf juga harus mengitari bagian ini. Di samping itu, shalat di dalam Hijir Ismail sama dengan shalat di dalam Ka’bah.
 
Ibadah yang dapat dilakukan di dalam Hijir Ismail ialah melakukan shalat sunat, berdoa dan berzikir. Dalam hal ini, amalan yang dilakukan adalah aman sunah, tidak ada hubungannya dengan rukun dan wajib haji atau umrah.
 
Sudut Yamani
Diriwayatkan dari Abu Hurayrah r.a bahwa Rasulullah saw bersabda:
 
“Ada 70 malaikat yang memegang rukun Yamani. Barangsiapa berdoa, ‘Ya Allah, berilah aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia, dan akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka’ maka 70 malaikat tersebut akan berkata, ‘Aamiin, kabulkanlah doanya’.” (HR. Ibnu Majah dalam Kitab Al Manasik, Jilid II, hal. 985)
 

Shafa dan Marwa

Diriwayatkan dari Jabir dari Abdullah bahwa Rasulullah saw pergi menuju Shafa hingga melihat Ka’bah, lalu mengucapkan kalimat tauhid, tahmid, dan takbir sebanyak tiga kali, kemudian berdoa sesuai dengan apa yang beliau kehendaki. (HR. An Nasa’i dalam Kitab Manasik al Hajj, Jilid V, hal. 241)
 

Masjid Nabawi dan Raudhah

“Siapa yang meninggal dunia di Madinah hendaknya dia menerimanya (dengan bahagia) karena tidak ada orang yang meninggal dunia di Madinah kecuali kelak aku akan memberi syafaat kepadanya.” (HR. Ibnu Majah dan at-Turmudzi)
 
Masjid Nabawi merupakan masjid Nabi saw yang terletak di kota Madinah. Sebagaimana Masjidil Haram di Mekkah, Masjid Nabawi memiliki keutamaan yaitu melipatgandakan ganjaran shalat bagi mereka yang shalat di dalamnya.
 
 
“Shalat di Masjidku lebih utama 1000 kali shalat dibandingkan shalat di masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram...”. (HR. Ibnu Majah)
 
Orang yang mengerjakan shalat Arbain di Masjid Nabawi akan dicatat sebagai orang yang bebas dari neraka, siksa, dan kemunafikan (HR. Ahmad dan Ath Thabrani).
 
Sementara itu, terdapat sebuah tempat yang merupakan bagian dari Masjidil Haram dengan julukan taman surga. Tempat ini disebut dengan ar Raudhah. Ar Raudhah adalah ruang di antara Mimbar dan makam Rasulullah saw. Tentang keutamaan Raudhah tergambar dalam hadits berikut.
 
Rasulullah saw bersabda:
 
“Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.” (HR. Muslim)
 
Nah, inilah beberapa tempat yang mustajab untuk berdoa. Bagi Anda yang mempunyai hajat atau keinginan yang belum tercapai, berdoalah di tempat-tempat tersebut. Atas izin Allah swt, insya Allah doa Anda akan terkabul. Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat. (RA)
detail